Untuk Visi Yang Abadi Dan Mata Yang Sehat

Category: Health Comments: No comments

Makan banyak bayam (penuh beta karoten), jeruk (untuk vitamin C), kacang (untuk vitamin E) dan daging sapi tanpa lemak (untuk seng) sekarang. Diet organik yang terdiri dari bahan makanan semacam itu dapat mengurangi risiko kehilangan penglihatan sebesar 35 persen untuk orang berusia 70 hingga 85 tahun, sesuai dengan studi baru dalam The Journal of American Medical Association.

Makanan penuh dengan jenis antioksidan yang disebutkan di atas membantu melawan penyakit mata terkait usia yang disebut degenerasi makula, yang merupakan penyebab utama kebutaan pada orang tua. Antioksidan melawan efek oksidasi pada jaringan dan struktur mata. Tubuh berusaha untuk melawan efek oksidasi dengan memproduksi dan menggunakan antioksidan seperti yang ditemukan dalam Vitamin.

<b> Vitamin berikut ini terbukti memperbaiki, melindungi, dan mendukung kesehatan mata; </b>

• <i> Vitamin C </i> ditemukan dalam buah-buahan dan sayuran, seperti jeruk, stroberi, rosehip, dan brokoli, mengurangi tekanan pada Glaukoma, memperlambat kemunduran degenerasi makula, dan mengurangi risiko katarak.

• <i> Vitamin A </i> yang ditemukan dalam wortel, ubi jalar, dan hati dapat mengurangi risiko katarak, dan rabun senja. Kekurangannya dapat menyebabkan kebutaan, dan borok kornea.

• <i> Vitamin E </i> yang ditemukan di banyak kacang, seperti almond dan hazelnut, menggunakan sifat antioksidannya untuk mengurangi risiko degenerasi makula dan katarak.

Selain vitamin; <b> Mineral </b> memainkan peran penting dalam mempertahankan dan meningkatkan penglihatan. Mineral adalah senyawa anorganik (bebas karbon) yang benar-benar memetabolisme vitamin dalam tubuh. Mereka membantu menjaga aliran informasi (listrik) yang diperlukan untuk setiap elemen.

Beberapa mineral dan senyawa yang diyakini sangat penting bagi kesehatan mata adalah: Seng (ditemukan dalam daging merah, gandum, tiram); Selenium (makanan laut, ragi dan kacang-kacangan); Lutein (bayam dan collard green – mengurangi mata kering); Bioflavonoid (buah jeruk, bilberry, dan stroberi – meningkatkan penglihatan malam); Pigmen karotenoid (buah dan tanaman merah, oranye dan kuning, sayuran hijau berdaun hijau – mencegah degenerasi makula dan katarak)

Idealnya semua nutrisi yang disebutkan di atas harus ada dalam makanan yang tersedia secara normal. Tapi itu tidak terjadi karena praktik pertanian modern – baca pestisida dan pupuk – dan menipisnya nutrisi di tanah telah menghasilkan buah dan sayuran yang tidak begitu kaya akan vitamin dan mineral. Karenanya, kebutuhan akan suplemen makanan dan ‘makanan organik’.

<I> Tapi tidak semua orang bisa memiliki makanan organik; karena kekurangan uang atau karena kurangnya akses, jadi </i> <b> Suplemen Vitamin </b> <i> adalah pilihan yang baik untuk mendapatkan nutrisi yang hilang itu dan menghindari penyakit yang berpotensi berbahaya seperti degenerasi makula. </ i >

<b> 1. Bilberry </b> – Bilberry adalah ramuan yang digunakan untuk kesehatan pencernaan dan mata. Ini mengandung bahan aktif yang disebut Anthocyanidin Bioflavonoids, yang merupakan antioksidan yang membantu meningkatkan aliran darah melalui kapiler di mata. Ini juga digunakan untuk mengobati retinopati diabetik, dan degenerasi makula.

<b> 2. Grapeseed </b> – Grapeseed meningkatkan sirkulasi perifer di mata kita, dan juga memperkuat kapiler.

<b> 3. Eyebright </b> – Eyebright membuat obat rumah mata yang bagus. Ini bagus untuk sakit mata, dan memiliki tindakan anti-inflamasi dan menenangkan.

<b> 4. Asam Lemak Omega 3 </b> – Penelitian dari Harvard Medical School menemukan bahwa mengonsumsi minyak Omega-3 mengurangi kemungkinan mata kering. Cobalah mengonsumsi 3 hingga 6 gram suplemen minyak ikan berkualitas baik setiap hari.

Sekarang <b> Suplemen Makanan </b> yang dikemas dengan semua nutrisi di atas sudah tersedia. Mereka memang membantu, tetapi penting untuk dicatat bahwa perawatan harus dilakukan sambil menentukan jumlah yang tepat. Jika masalah kesehatan adalah faktor, berkonsultasi dengan ahli gizi atau dokter mungkin bijaksana.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>